Text
Habibie ya nour el ain
Buku Habibie ya nour el ain ini menceritakan tentang seorang tokoh bernama Barra Sadewa, anak SMA yang mengaku tidak percaya Tuhan, dipaksa kepala sekolahnya untuk mondok dua minggu di Pesantren Nurul Ilmi. Ia datang dengan segudang kebencian. Mengira pesantren itu adalah penjara yang lain lagi dalam hidupnya. Tepat saat ia memasuki gerbang pesantren dan mengira telah melakukan kebodohan terbesar dalam hidupnya, ia bertemu Nilam, putri pemilik pondok pesantren yang pendiam dan sangat menjaga etika pergaulan. Dalam beberapa detik segalanya berubah. Bukan hanya bagi Barra, tapi juga bagi Nilam. Pertemuan mereka hanya sekejap, tapi jejaknya membekas sampai sepanjang usia. Dalam pertemuan-pertemuan yang sebentar, Barra dan Nilam menyaksikan sulur-sulur nasib mereka saling bertemu dan membelit. Mereka bercakap tanpa suara. Rahasia-rahasia hati mereka hanya disampaikan melalui pandangan mata. Bertahun-tahun Barra dan Nilam hanya menuangkan cinta itu dalam surat-surat yang tersimpan. Sampai akhirnya, ketika Barra memutuskan untuk menyatakan segalanya, namun semua sudah terlambat. Bagaimana kisah selengkapnya? langsung saja dibaca bukunya ya, selamat membaca!
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Biografi Bacharuddin Jusuf Habibie : dari ilmuwan ke negarawan sampai "minandito" | Cet. 2 | id |
| Chairul Tanjung si anak singkong | Cet. 7 | id |
| Biografi K.H. Abdul Manaf Mukhayyar "darunnajah ladang perjuangan bukan ladang penghidupan" | Cet. 1 | id |
| Chairul Tanjung si anak singkong | Cet. 2 | id |
| The perfect love | Cet. 1 | id |
| Silent love | Cet. 3 | id |
| Jodoh dari Allah | Cet. 2 | id |
| Tokoh seni idolaku | id | |
| Film : sebagai media belajar | Ed. 1, Cet. 1 | id |