Text
Komet minor
Buku Komet minor ini merupakan novel karya Tere Liye yang menceritakan tentang Saat berada di pesisir pulau gerbang klan Komet Minor, Ali diam-diam mencoba memanggil Batozar melalui cermin yang selalu dibawanya. Batozar datang dan melindungi Raib serta teman-temannya ketika sebuah paus raksasa tiba-tiba muncul dan memakan pulau tempat mereka berada. Mereka semua terdampar di dalam perut paus raksasa tersebut. Batozar membekukan si Tanpa Mahkota untuk sementara waktu, lalu mereka melarikan diri bersama dan tiba di klan Komet Minor. Di klan Komet Minor, mereka terus melarikan diri, menghindari si Tanpa Mahkota, dan mencari kota-kota di dalam klan tersebut. Namun, petualangan mereka penuh dengan rintangan, seperti saat mereka terlibat dalam pertarungan dengan cacing pasak yang naik ke permukaan. Seli terkena gigitan cacing beracun, dan Batozar terus mencari cara untuk menyelamatkannya. Mereka berusaha menemukan kota yang dapat berpindah-pindah, dan akhirnya sampai di Kota Barchantum, di mana mereka bertemu dengan penduduk klan lain. Dengan bantuan informasi dari penduduk klan lain, mereka mencari petunjuk terkait senjata yang dicari oleh si Tanpa Mahkota. Mereka mengetahui tentang tombak pusaka yang paling kuat dalam dunia paralel dan memulai perjalanan untuk mengumpulkan tiga pecahan senjata tersebut. Perjalanan penuh rintangan dan pertempuran, dan mereka harus menghadapi si Tanpa Mahkota yang selalu menghalangi mereka. Bagaimanakah kelanjutan petualangan mereka dalam mencari potongan senjata pusaka yang terakhir? Baca Novel Komet Minor ini untuk tahu seperti apa akhir perjalanan mereka, ya. Selamat membaca!
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Selamat tinggal | Cet. 10 | id |
| Hujan | Cet. 43 | id |
| Ayahku (bukan) pembohong | Cet. 13 | id |
| Rembulan tenggelam di wajahmu | Cet. 17 | id |
| Hujan | Cet. 43 | id |
| Si anak pemberani | Cet. 10 | id |
| Selamat tinggal | Cet. 10 | id |
| Hello | Cet. 9 | id |
| Hujan | Cet. 43 | id |
| Ayahku (bukan) pembohong | Cet. 13 | id |
| Si anak pemberani | Cet. 10 | id |
| Si anak spesial | Cet. 11 | id |
| Hujan | Cet. 43 | id |
| Si anak pemberani | Cet. 10 | id |
| Aldebaran : bagian 1 | id | |
| Si anak spesial | Cet. 11 | id |
| Hujan | Cet. 43 | id |
| Ayahku (bukan) pembohong | Cet. 13 | id |
| Rembulan tenggelam di wajahmu | Cet. 17 | id |
| Bulan | Cet. 17 | id |
| Si anak pintar | Cet. 1 | id |
| Ily | id | |
| Bulan | Cet. 17 | id |
| Sendiri | id |