Text
Merindu baginda Nabi : sebuah novel pembangun jiwa
Buku Merindu baginda Nabi : sebuah novel pembangun jiwa ini merupakan karya Habiburrahman El Shirazy yang menceritakan tentang awan putih yang bergelombol itu seumpama kumpulan jutaan malaikat yang sedang berzikir dalam diam. Gadis berjilbab merah marun itu menyeka air matanya sambil memandang ke luar jendela pesawat yang dinaikinya. Ada kerinduan yang menggelegak dan membara dalam dadanya. Kerinduan kepada Baginda Nabi, menyatu dengan kerinduan kepada abah dan uminya, serta teman-temannya, anak-anak yatim di Darus Sakinah sana. Diam-diam ia merasa iri dengan abahnya. Bagaimana abahnya bisa memiliki rasa sedemikian dalam kepada Baginda Nabi SAW. Ia berharap suatu saat juga memiliki rasa rindu seperti itu. Rasa rindu nan dahsyat yang hanya dikaruniakan oleh Allah SWT. kepada hamba-hamba terpilih. Ya, rindu kepada Baginda Nabi, sebagaimana rindunya Nabi Muhammad SAW kepada umatnya akhir zaman. Yakni, mereka yang tak pernah berjumpa atau melihat secara langsung wajah Rasulullah SAW, namun selalu mengikuti ajaran yang dibawanya. dan terus menerus mengumandangkan shalawat untuknya. Selamat membaca kisahnya ya!
| Judul | Edisi | Bahasa |
|---|---|---|
| Ayah dan sirkus pohon | Cet. 6 | id |
| Bidadari bumi : 9 kisah wanita salihah | Cet. 10 | id |
| Bidadari bermata bening | Cet. 5 | id |
| Bumi cinta | Ed. Revisi, Cet. 2 | id |
| Ketika cinta bertasbih | Cet. 4 | id |
| Si anak pemberani | Cet. 10 | id |
| Sang pemimpi = the dreamer | Cet. 49 | id |