Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Al-Mizan 2 Putri

  • Beranda
  • Login Admin
  • VC
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Hafalan shalat Delisa
Penanda Bagikan

Text

Hafalan shalat Delisa

Tere Liye - Nama Orang;

Buku novel berjudul Hafalan shalat Delisa karya Tere Liye ini menceritakan tentang berlatar tragedi tsunami Aceh yang terjadi pada 2004. Dalam novel ini tersirat nilai keikhlasan yang dirajut oleh Tere Liye dengan cukup mulus melalui sudut pandang anak-anak. Kisah bermula dari sebuah keluarga di Lhoknga, Aceh, yang selalu mengamalkan ajaran Islam dalam kesehariannya. Mereka adalah keluarga Umi Salamah dan Abi Usman, yang memiliki empat anak yakni Alisa Fatimah, si kembar Alisa Zahra & Alisa Aisyah, dan si bungsu Delisa. Namun, keempat anak itu terpaksa hanya tinggal bersama ibunya, karena abinya bekerja sebagai mekanik kapak. Pekerjaan itu membuatnya hanya bisa pulang 3 bulan sekali, bahkan terkadang lebih lama. Meski begitu, ajaran Islam yang sudah mengakar di keluarga tersebut terus dipertahankan. Setiap subuh, umi selalu mengajak anak-anaknya salat berjamaah. Awalnya, Delisa sulit mengikuti kebiasaan itu. Namun, kakak-kakaknya mengajarinya dengan sabar. Setiap shalat berjamaah, Aisyah melantangkan suara bacaannya agar Delisa bisa mengikuti. Suatu hari, Delisa mendapat tugas dari sekolahnya untuk menghafal bacaan shalat. Si bungsu berusaha memenuhi tugas itu dengan baik. Apalagi, umi menjanjikannya hadiah berupa kalung emas jika Delisa berhasil menghafal bacaan tersebut. Waktu ujian tiba, tepat pada 26 Desember 2004. Namun, terjadi peristiwa memilukan saat tiba pada giliran Delisa. Persis ketika Delisa sampai pada bacaan takbiratulihram, bangunan sekolah tiba-tiba bergetar hebat. Genting-genting berjatuhan, papan tulis yang menempel di dinding terlepas, berdebam menghajar lantai. Tak lama setelahnya air laut naik ke daratan. Gelombang air menerpa dinding luar sekolah. Akan tetapi, Delisa tak memedulikan hal itu. Ia tetap khusyuk melafalkan bacaan shalat yang sudah lama ia persiapkan. Tiba-tiba tubuh Delisa terpelanting, lalu terseret ombak. Namun, untungnya ia selamat. Tubuhnya tersangkut di semak belukar. Seorang prajurit marinir Amerika Serikat, Smith, berhasil menemukan Delisa tetapi dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Tubuhnya penuh luka, lengan kanannya dan kakinya patah. Delisa pun dibawa ke Kapal Induk John F. Kennedy. Delisa dioperasi, kaki kanannya diamputasi. Siku tangan kanannya di-gips. Luka-luka kecil di kepalanya dijahit. Muka lebamnya dibalsem tebal-tebal. Lebih dari seratus baret di sekujur tubuhnya. Sementara itu, tiga kakak perempuan Delisa, Aisyah, Fatimah, dan Zahra, tak terselamatkan. Mayatnya ditemukan sedang berpelukan. Hanya Umi Salamah yang belum ditemukan. Menurut pandangan Smith, apa yang terjadi pada Delisa adalah sebuah keajaiban. Gadis kecil itu bisa selamat padahal peluangnya begitu kecil. Karena peristiwa itu, Smith memutuskan menjadi mualaf dan mengganti namanya menjadi Salam. Tiga minggu setelah dirawat di Kapal Induk, Delisa diizinkan pulang. Delisa dipertemukan dengan sang ayah, yang tidak tahu menahu tentang peristiwa itu karena sedang berlayar ke tempat nun jauh. Abi pun membawa Delisa pulang ke Lhok Nga, tepatnya di tenda pengungsian. Bagaimana kelanjutan kisahnya? langsung saja dibaca bukunya ya, selamat membaca!


Ketersediaan
#
Perpustakaan PonPes. Modern Al-Mizan 2 Putri (800) 899.221 3 TER h
B001422025
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 3 TER h
Penerbit
Jakarta : Pustaka Abdi Bangsa., 2017
Deskripsi Fisik
265 hlm. ; 20,5 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978979321060-5
Klasifikasi
899.221 3
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 29
Subjek
Sastra Indonesia
Novel
Novel Inspiratif
Fiksi Indonesia
Tere Liye
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Tere Liye.
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
Sepotong hati yang baruCet. 1id
Shalat seperti Rasulullah = fiqh as-sunnahCet. 2id
BulanCet. 17id
BumiCet. 20id
Daun yang jatuh tak pernah membenci anginCet. 4id
Cintaku itu kamu, halalku!id
Bumi cintaEd. Revisi, Cet. 2id
Daun yang jatuh tak pernah membenci anginCet. 4id
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Al-Mizan 2 Putri
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?